Saat kita menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, wajar rasanya jadi mencari kesibukan gres mirip belajar cara terbaik merawat kaktus. Serunya apa? Serupa bonsai, ketika dirawat dengan baik kaktus akan terlihat elegan menjadi hiasan hijau di rumah. Konon, dengan memelihara kaktus juga sama artinya dengan memelihara mutu udara dalam ruang secara tidak pribadi. Sesuatu yang sangat diharapkan pada zaman terbaru ini.
Contents
- Dari Hobi jadi Sehat Alami
- 10 Cara Terbaik Merawat Kaktus
- 1. Obervasi Lokasi Asal
- 2. Tak Boleh Lupakan Hidrasi
- 3. Yuk, Bermain dengan Tanah
- 4. Pilih Pot yang Terbaik
- 5. Berikan Kaktus Makanan Bernutrisi
- 6. Saatnya Sinar Matahari
- 7. Awas Kutu!
- 8. Beri Perhatian Lebih
- 9. Jangan Malu Bergabung dalam Cactus Club
- 10. And Last But Not Least, Cactus Fun Facts
Dari Hobi jadi Sehat Alami
Yup! Kaktus yang termasuk tumbuhan sukulen ini hidup dengan cara menghirup karbondioksida yang kita lepaskan dikala bernapas. Pada saat yang serupa, mereka melepaskan oksigen ke udara. Bayangkan jika Anda tidak cuma mempunyai satu atau dua pot kecil kaktus, tetapi sejumlah koleksi. Sepertinya, Anda telah mempunyai air purifier alami di rumah. Menarik kan?
Kaktus selaku dekorasi bisa digunakan untuk meningkatkan mood. Ingat saat kecil kita diajarkan untuk sesekali mengistirahatkan mata dengan melihat halaman hijau? Nah, selaku alternatif, ganti halaman hijau dengan jejeran kaktus nan manis. Pasti mood dan produktivitas eksklusif naik.
10 Cara Terbaik Merawat Kaktus
Ok! Ketika memutuskan untuk membawa pulang kaktus, Anda niscaya membutuhkan beberapa panduan untuk mampu berteman dengan si kecil berduri ini. Tenang, ternyata cara merawat kaktus cukup praktis dan tidak membutuhkan banyak perhatian. 10 cara terbaiknya terangkum dalam bahasan berikut.
1. Obervasi Lokasi Asal

Beda spesies kaktus, beda juga asalnya. Ada kaktus yang berasal dari kawasan tanah berpasir, dan ada juga yang dari tanah hutan hujan. Ketahui lokasi asal atau media indukan kaktus untuk membuat lebih mudah Anda memilih adonan tanah dalam pot dengan tepat dan pastinya membantu kaktus hidup di lingkungan barunya.
2. Tak Boleh Lupakan Hidrasi

Meskipun kaktus dikenal sebagai flora yang mampu hidup di lingkungan tanpa air, namun kaktus juga tetaplah flora biasa. Salah satu cara yang benar merawat kaktus ialah dengan mengairinya secara terencana. Mengapa? Karena air membuat kaktus bertumbuh.
Cara mengairinya sangat gampang. Hanya memutuskan bahwa tanah media tanam sudah kering sebelum diairi. Jika cuaca sungguh panas, Anda mampu menunjukkan hidrasi satu ahad sekali pada kaktus sebanyak 1/4 atau 1/2 cangkir air. Sedangkan dikala musim hujan, hidrasi mampu dilakukan sampai dua minggu sekali. Tidak menyibukkan, bukan?
3. Yuk, Bermain dengan Tanah

Tadi dibilang bahwa kaktus bertumbuh. Nah, bagaimana dikala kita memiliki tanaman kaktus yang bermacam-macam dalam satu media tanam? Cara memajang kaktus mirip ini memang membuat taman jadi indah dipandang. Namun setelah bertumbuh dan bertambah besar, akar kaktus mampu menjulur keluar dari pot karena sudah tidak ada ruang kosong lagi. Inilah tanda awal kaktus Anda memerlukan media tanam atau tanah yang berlawanan-beda. Repotting menjadi solusinya.
Jangan takut ketika mesti melakukan repotting. Siapkan alat-alat yang tepat untuk membuat lebih mudah proses pemindahan. Serta anggaplah ini suatu latihan berkala , Anda bisa alasannya adalah sudah biasa.
Karena kaktus berdaun jarum, maka Anda mampu membungkus kaktus dengan koran untuk derma pertama. Kemudian, gunakan sarung tangan kulit atau yang berbahan tebal lain, atau capit bbq untuk memegang kaktus selama pemindahan. Bantu dengan pisau tumpul untuk menggemburkan tanah di sekeliling akar sebelum kaktus dicabut.
Lalu untuk tanah dalam pot gres, Anda mampu menerimanya di banyak toko tanaman. Pilihlah yang memang sesuai dengan jenis kaktus Anda. Tanah untuk kaktus mempunyai karakteristik lebih berpasir dan berbatu dibandingkan tanah untuk flora lain.
Perhatikan! Setelah repotting, kaktus membutuhkan setidaknya dua bulan proses pemulihan. Jangan dahulu dihidrasi. Setelah akar cukup besar lengan berkuasa dan mencengkram tanah, barulah Anda mampu memberinya air.
4. Pilih Pot yang Terbaik

Pada dasarnya, kaktus mampu ditanam dalam pot jenis apa saja. Pas, ini trik pintarnya. Jika tidak mau repot memeriksa apakah masih ada endapan air pada tanah, Anda mampu menggunakan pot dengan lubang pembuangan. Namun jika Anda adalah orang yang bahagia dengan rutinitas ‘pemeriksaan berkala ’ boleh-boleh saja mencoba memakai pot tanpa lubang drainase air. Hanya pastikan jangan hingga Anda secara tidak sengaja menciptakan kaktus karam, sebab masih mempunyai cadangan air dalam tanah, ya?!
Besar-kecilnya pot, tergantung dari ukuran kaktus yang Anda miliki. Bila pot terlalu besar, banyak kemungkinan akan ada endapan air yang tidak digemari kaktus. Pot kecil mempunyai kelebihan tersendiri di sini. Material pot pun yang paling baik ialah terracota, dibandingkan dengan pot plastik yang membutuhkan waktu lebih usang untuk kembali kering.
5. Berikan Kaktus Makanan Bernutrisi
Jangan heran dengan hal ini. Kaktus ternyata juga membutuhkan fertilizer lho! Tapi ini cuma untuk kaktus yang sedang bertumbuh (Memunculkan cabang gres, dan ciri-ciri pertumbuhan lainnya). Fertilizernya cari yang betul-betul sesuai untuk setiap jenisnya. Yaitu yang mengandung lebih sedikit nitrogen, tetapi kaya akan fosfor.
Penggunaanya cukup dalam takaran kecil yang mampu digabungkan dikala proses hidrasi dilakukan. Atau mampu menggunakan rasio satu (1) sendok makan fertilizer, campur dengan satu (1) galon air. Durasi penggunaannya ialah setiap delapan ahad sekali.
6. Saatnya Sinar Matahari

Pada trend kemarau, kaktus dari tanah berpasir sangat suka sinar matahari eksklusif. Durasinya penyinaran umumnya meraih empat jam per hari. Berkebalikan dengan kaktus tropis dari hutan hujan, yang lebih memilih sinar matahari yang sedikit dihalangi oleh tudung. Namun dikala datang animo hujan, buka tudung kaktus hutan hujan, karena pada saat inilah mereka memerlukan sinar matahari untuk bertumbuh.
Tips memberikan paparan sinar matahari bagi kaktus, seperti dikutip dari cactusway.com ialah selalu putar-putar segi kaktus yang mendapatkan cahaya matahari semoga kaktus tidk berubah menjadi kuning atau putih. Perputaran ini dapat dijalankan sebulan sekali, dalam formasi ¼ putaran pot.
7. Awas Kutu!
Cara terbaik merawat kaktus juga tergolong mengamati banyak sekali tanda-tanda yang dialami tanaman. Salah satunya yakni perubahan akibat kutu.
Kutu putih dan serangga sisik atau teritip adalah kutu paling biasa yang sering ditemukan menjajal menggerogoti tulang kaktus. Kedua jenis kutu ini adalah salah satu yang sukar dikenali saat menyerang, karena sering bersembunyi di area bawah kaktus yang jarang terlihat mata. Ciri kutu putih ialah biasanya bergerombol seperti kapas putih, tetapi getas mirip lilin. Sedangkan ciri serangga sisik atau teritip ialah berbentuk mirip kubah.
Lain lagi dengan tungau (Spider mites). Jika tungau menyerang tumbuhan kaktus, maka akan muncul semacam bercak cokelat pada tumbuhan. Kadang pula disertai dengan adanya benang jaring-jaring, mirip benang laba-laba. Jika memperoleh indikasi adanya tungau pada kaktus Anda, segeralah tepuk-tepuk area yang terinfeksi dengan secarik kertas. Tungau mampu melekat di sana, berbentuk seperti abu.
Selain itu waspadai juga Agas (Fungus gnats). Mereka lazimnya melayang-layang di akrab tanah, sebab larva mereka hidup di tanah tersebut. Agas perlu segera dibasmi sebab mereka menyerap nutrisi yang diharapkan kaktus dari media tanam.
Cara membersihkan kutu dari kaktus: Oles cotton swab yang telah di celup pada alkohol pada daerah terinfeksi. Jangan menyemprotkan larutan alkohol eksklusif, karena dapat menghancurkan jaringan epidermis kaktus.
8. Beri Perhatian Lebih
Seperti bayi, setiap kaktus juga memerlukan penanganan hati-hati sendiri-sendiri. Oleh alasannya itu, perhatian lebih menjadi kunci penting dalam pemeliharaan kaktus. Perawatan mana yang bekerja untuk kaktus Anda, dan mana yang tidak.
Jika kaktus berkembang seperti cenderung ke arah sinar matahari, mampu jadi area meletakan kaktus Anda belum sempurna. Segera ubah kawasan kaktus ditempatkan semoga menerima sinar matahari lebih baik. Begitu pun saat warna kaktus seakan memudar. Itu tandanya kaktus terlalu banyak mendapat sinar matahari.
9. Jangan Malu Bergabung dalam Cactus Club
Terkadang, menyebarkan pengalaman adalah cara terbaik merawat kaktus serta mendapatkan semua informasi yang berhubungan dengan suasana Anda dikala merawat flora kesayangan. Anda bisa berguru, dan sebaliknya, anggota lain juga akan terbantu dengan pengalaman Anda. Sharing is caring, right?
10. And Last But Not Least, Cactus Fun Facts

a. Kaktus dapat berbunga. Wow! Tergantung dari jenis kaktusnya, bunga kaktus dapat berwarna merah, merah muda, biru, kuning, atau putih.
b. Kaktus mampu hidup berdekade-dekade sampai tahun 200 tahun. Super sekali!
c. Kaktus yang membutuhkan air adalah kaktus muda, adalah untuk bertumbuh
d. Cara menangkal kutu kaktus tiba ternyata cukup sederhana, adalah cuma dengan mencampakkan daun-daun kering gugur yang ada di sekeliling pot
e. Para ahli tumbuhan selalu memyarankan untuk melaksanakan repotting setiap 2-4 tahun, sebagai cara membuat kaktus senantiasa kekal muda
f. Kapan waktu terbaik melakukan repotting? Itu yakni isu terkini kemarau. Sebab, akar kaktus lebih kering dibanding ekspresi dominan penghujan
g. Tips yang selalu berguna selain 10 cara terbaik merawat kaktus yang sudah dibahas ialah bersenang-senanglah. Anda tidak butuh100% paham cara memelihara di kecil berduri. Asal ikhlas mengasihi, kaktus pun akan membalas Anda dengan cara yang serupa.