Mengenal Rumah Gadang Khas Minangkabau


Mengenal rumah gadang – Indonesia kaya sekali akan suku dan budaya, salah satu nya ialah suku Minangkabau. Suku Minang ini berada di Sumatera Barat. Berbicara tentang suku Minangkabau tidak lengkap kalau tidak memedulikan rumah gadang atau rumah budpekerti khas Minangkabau.





Rumah Gadang disebut juga rumah akhlak bagonjong atau Rumah Baanjuang. Hal ini dikarenakan pada bab atap nya berupa bergonjong runcing menjulang.





Simak yuk, mengenal rumah gadang khas Minangkabau berikut ini.





Contents

  • Bentuk Rumah
  • Jumlah Kamar
  • Atap Rumah
  • Tiang Rumah
  • Ukiran
  • Tidak Menggunakan Paku
  • Tangga
  • Pembagian Ruang

Bentuk Rumah





pixabay.com




Sempat tertera di balik uang koin Rp. 100 rupiah keluaran Bank Indonesia pada tahun 1970-an, Rumah Gadang mempunya tipe arsitektur yang serba inspiratif dan unik. Hunian ini sengaja dibangun tinggi atau memiliki panggung yang berfungsi biar terhindar dari binatang liar.





Bentuk Rumah Gadang sendiri ibarat bentuk kapal, adalah kecil di bawah dan besar di bagian atas nya. Bentuk atap nya melengkung ke atas seperti setengah bulat, dan berasal dari daun Rumbio (nipah). Biasanya Rumah Gadang digunakan selaku daerah musyawarah.





Jumlah Kamar





id.pinterest.com/pin/69454019241190053




Setiap rumah budpekerti mempunyai ketentuannya tersendiri dalam membangun suatu rumah. Rumah Gadang pun sebagai daerah tinggal memiliki ketentuan nya tersendiri dalam memilih jumlah kamar. Jumlah kamar pada rumah adat ini bergantung pada jumlah wanita yang tinggal di dalamnya.





Namun, biasanya tetap ada satu kamar komplemen di bab belakang rumah yang dikhususkan untuk orangtua lanjut usia dan anak gadis. Untuk penghuni pria, lazimnya tidur di bagian luar kamar atau bila sudah beranjak cukup umur, pria di Minangkabau akan memilih untuk merantau. 





Atap Rumah





flickr.com




Salah satu bagian rumah yang sukses menciptakan banyak orang kepincut yaitu bagian atap rumah etika ini. Terbuat dari ijuk serta memiliki bentuk mirip tanduk kerbau sehingga melambangkan kemenangan suku Minang dalam perlombaan adu kerbau di Pulau Jawa.





Bentuk atap yang melengkung dan runcing ke atas juga sering disebut dengan kata gonjong. Maka tidak aneh bila dijuluki rumah bagonjong. Bentuk gonjong yang runcing diumpamakan seperti harapan untuk meraih Tuhan. Desain atap yang melengkuk juga berfungsi untuk menahan curahan hujan dan tidak menambah beban bangunan di bawah nya.





Tiang Rumah





commons.wikimedia.org




Lain dengan tiang rumah umumnya, tiang pada Rumah Gadang tidak ditanamkan ke tanah tetapi bertumpu ke atas kerikil datar yang besar lengan berkuasa dan lebar. Hal ini bermaksud jikalau terjadi gempa, Rumah Gadang akan bergerak di atas kerikil datar tempat tiang itu bangkit.





Biasanya tiang yang dipakai berasal dari pohon juha. Sebelum dipakai untuk tiang rumah, pohon juha direndam di dalam bak selama bertahun-tahun sehingga menghasilkan tiang yang besar lengan berkuasa dan kokoh. Makara tidak aneh, tiang rumah akhlak ini berumur sangat bau tanah.





Ukiran





commons.wikimedia.org




Keunikan yang terlihat dari rumah etika Minangkabau ini salah satunya disebabkan oleh ukiran – goresan pada bab dinding bangunan nya. Tak jarang tabrakan tersebut diwarnai dengan warna – warna yang menonjol sehingga rumah akhlak Minangkabau tersebut tampaksungguh unik dan menarik.





Biasanya, goresan pada rumah adat ini bermotif tanaman dan fauna. Tidak hanya sebagai unsur dekoratif saja, tabrakan pada bangunan rumah budbahasa Minangkabau ini pun mempunyai makna, ialah keharmonisan penduduk Minangkabau dengan alam di sekitarnya.





Tidak Menggunakan Paku





id.pinterest.com/pin/756534437380904108




Biasanya sebuah paku mempunyai peran penting dalam suatu pembangunan rumah. Namun berlainan dengan rumah akhlak yang satu ini. Rumah adab Minangkabau ini dibangun tanpa menggunakan paku untuk menggabungkan tiap bagian kayu guna membentuk sebuah rumah.





Sebagai gantinya, alat penyambung yang digunakan adalah pancang yang juga yang dibuat dari kayu. Ketika terjadi gempa setiap sambungan yang dihubungkan oleh pasak kayu bergoyang. Konstruksi itulah yang menciptakan rumah gadang menjadi tahan gempa.





Tangga





flickr.com




Dalam membuat tangga, tentu tidak boleh asal pilih bagi rumah etika ini. Tangga dalam rumah gadang hanya memiliki satu tangga di setiap rumah. Tangga tersebut terletak di setiap pintu depan rumah.





Tidak sekedar jumlah, ternyata satu tangga ini memiliki makna yang berkaitan bersahabat dengan agama Islam yang dianut oleh penduduk Minangkabau. Hal ini memiliki arti, percaya terhadap Tuhan yang Maha Esa.





Pembagian Ruang





id.pinterest.com/pin/494481234089006924




Rumah Gadang mempunyai 2 bab yakni lanjar dan ruang lepas. Cara pembagian ini ditentukan dari arah banjar tiang, ialah tiang yang berbanjar dari depan ke belakang pertanda lanjar, sedangkan tiang dari kiri ke kanan menawarkan ruang. 





Di bagian depan, Rumah Gadang umumnya memiliki dua bangunan Rangkiang atau lumbung padi. Bagian segi Ruang Gadang juga memiliki Anjuang atau daerah penobatan kepala etika atau pengantin.


Tanaman Artificial Untuk Mempercantik Rumah

Mempunyai rumah yang bagus dan indah tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Berbagai macam cara dilaksanakan untuk memperindah rumah baik ...