Dalam hal seni menyusun bentuk, Anda mungkin pernah mendengar ketiga istilah ini, yaitu kolase, montase, dan mosaik. Ternyata, ketiganya berbeda, lho, Ruppers!
Nah, kali ini kami akan membahas apa saja perbedaan ketiga jenis teknik membuat karya seni ini agar Anda tidak salah Anda mengajari si kecil.
Contents
- Perbedaan Kolase, Montase dan Mozaik
- 1. Kolase
- 2. Montase
- 3. Mozaik
Perbedaan Kolase, Montase dan Mozaik
Ketiga jenis seni rupa ini memang menghasilkan hasil yang cantik. Tak heran, teknik pembuatannya sering diaplikasikan untuk menjadi hiasan rumah, mirip lukisan, hiasan dinding, maupun dekorasi meja.
Meski cara menciptakan ketiganya cukup gampang, Anda tetap perlu mengenali perbedaanya, seperti berikut ini.
1. Kolase
Anda niscaya tidak aneh dengan ungkapan teknik membuat seni yang satu ini. Kolase yaitu teknik karya seni tempel yang memakai berbagai macam bahan dasar berlainan. Seperti menempelkan kertas, plastik, maupun kain, pada satu permukaan contoh sehingga membentuk suatu karya seni yang unik.

Karya seni kolase populer dengan kesannya yang menarik. Cara menjadikannya pun cukup mudah. Anda cuma perlu menempelkan materi-bahan yang berbeda. Namun, tentukan bahan tersebut membentuk makna seni yang ingin Anda sampaikan.
Misalnya, Anda dapat menempelkan kantong plastik yang telah digunting membentuk acuan busana, pada gambar gambaran seorang ballerina. Jadinya, tempelan dari kantong plastik ini akan membuat roknya menjadi lebih hidup.
Nah, hasil karya mirip ini bisa Anda jadikan selaku dekorasi ruangan, deh! Mudah, bukan?
2. Montase
Pasti Anda sering bertanya-tanya, apa itu montase? Nah, montase artinya kepingan-belahan gambar yang kemudian ditempelkan pada satu bidang sama sehingga membentuk makna gres.
Pengertian montase ini tentu berbeda dengan kolase. Jika kolase menggunakan materi-bahan dasar yang belum dimasak sama sekali, teknik montase justru memakai materi dari kepingan gambar yang telah ada. Inilah titik perbedaan kolase dan montase, Ruppers!

Langkah-langkah menciptakan montase bekerjsama juga mudah. Anda cuma perlu mengambil gambar-gambar yang dari majalah atau koran sebagai materi. Lalu, Anda perlu menempelkannya pada satu bidang yang lain sehingga menciptakan makna gambar baru.
Cara lainnya yaitu dengan menggunakan suatu software untuk memodifikasi gambar. Nah, teknik ini lebih dikenal dengan photomontage atau photo manipulation.
Biasanya, hasil final dari seni manipulasi foto ini, mirip yang mampu Anda lihat pada gambar montase binatang diatas ini, Ruppers. Menarik untuk dicoba, ya!
3. Mozaik
Berbeda dengan kedua jenis sebelumnya, mozaik justru ialah karya seni tempel yang menggunakan materi dasar sama.
Biasanya terbuat dari keramik, bagian kaca, kulit telur, bagian daun, cuilan kerikil, potongan kayu, dan bahan lainnya. Namun, materi-bahan tersebut harus memiliki ukuran yang sama.

Hasil selesai karya mosaik akan membentuk karya seni yang lebih menonjolkan pergeseran warna pada contoh yang telah dibuat.
Tentu, kalau menyaksikan dari pengertian ini, langkah-langkah menciptakan montase dan mozaik berbeda, ya, Ruppers! Meski begitu, keduanya sama-sama mampu menambah kesan estetik pada ruangan.
Itu dia perbedaan karya seni kolase, montase, dan mosaik. Meski teknik membuatnya berlainan, tetapi hasil karya ini mampu mempercantik ruangan di rumah. Anda pun bisa menjadikannya sendiri sebab teknik ketiga seni tersebut terbilang cukup mudah.
Namun, jikalau Anda ingin mempercantik dinding rumah dengan hiasan unik yang lain, Anda mampu menemukannya cuma di Ruparupa.com. Mulai dari hiasan dinding, hiasan meja dan lantai, juga flora palsu, bisa Anda dapatkan di sini.
Selain itu, Anda juga bisa menemukan banyak sekali hiasan ruangan lainnya yang mampu menciptakan rumah terlihat lebih menawan. Yuk, belanja kini juga!