Memiliki potensi membangun rumah tinggal sendiri niscaya sangat membanggakan. Demi kepuasan pribadi biasanya pemilik berusaha mengikuti tahap demi tahap penyusunan rencana. Mulai dari berkonsultasi dengan arsitek, membuat dan menyepakati blue print denah, menyiapkan ongkos pembangunan, hingga dilema teknis seperti penyeleksian pondasi yang sempurna. Bisa jadi, minggu-ahad Anda dua-tiga tahun kedepan akan diisi dengan diskusi panjang ihwal pembangunan rumah masa depan. Menarik ya?!
Setiap waktu, Anda tentu selalu mampu membicarakan segala hal perihal rumah pada arsitek kepercayaan. Biasanya, sang arsitek lah yang mau menyarankan sistem bahkan pemilihan pondasi yang paling tepat untuk tanah yang hendak dibangun. Namun sedikit wawasan umum wacana istilah-istilah teknik sipil, utamanya macam-macam pondasi pasti akan sangat menolong mengerti keputusan apa yang akan Anda ambil selanjutnya.
Dilansir dari jagobangunan.com milik Semen Gresik, pondasi cakar ayam untuk rumah tinggal bergotong-royong bernama pondasi lokal / foot plat. Sebelum dipasang, pondasi ini di patok dahulu dengan trucuk kayu gelam atau bambu ori yang bau tanah sedalam 2-5 m. Jumlahnya bermacam-macam, sekitar 9-16 buah per titik pondasi, atau sesuai kebutuhan. Tujuannya untuk mengantisipasi gaya vertikal. Cocok untuk yang keadaan tanahnya bergerak, lembek, dan lahan gambut atau berlumpur, mirip wilayah Kalimantan.
Ciri-ciri tanah bergerak lembek, dikala isu terkini hujan tanahnya seperti menyatu. Namun saat demam isu kemarau, akan retak-retak selebar hampir 15 cm. Kedalaman retakan ada yang meraih 1,50 m untuk daerah ekstrem.
Pada penyusunan rencana pembangunan rumah besar dan bertingkat tinggi, umumnya arsitek akan menyarankan penggantian patok trucuk dengan tiang pancang atau borpile. Tiang pancang menggunakan beton yang sudah dicetak, kemudian dipancangkan ke tanah dengan pasak bumi. Sedangkan borpile prosesnya lebih kedap bunyi karena tanah di bor, lalu dipasang rangkaian besi dengan spiral, gres dimasukkan adukan beton, serta dipadatkan.
Lalu, pondasi cakar ayam itu apa?
Pondasi cakar ayam yakni hasil karya orisinil anak bangsa, Prof. Ir. Sedyatmo, Dr Hc – tokoh insinyur sipil Indonesia dan Direktur PLN tahun 1960-1964. Pondasi yang telah dipatenkan ini dinamakan demikian sebab konstruksinya ibarat jari-jari dan kuku ayam yang menusuk ke tanah. Sesuai untuk konstruksi jalan raya, jalan kereta api, bandara, juga menara tegangan tinggi.
Pondasi cakar ayam berisikan sejumlah pipa beton panjang yang ditanam mirip akar pohon kelapa dalam tanah. Di atas pipa-pipa tersebut dipasang suatu plat beton yang ditautkan memakai baja pengait. Menghasilkan pipa-pipa beton yang terhubung satu sama lainnya. Plat beton inilah yang menjadi landasan bangunan besar dengan daya dukung berat sampai 2000 ton.
Pondasi cakar ayam sungguh diunggulkan karena mampu menopang beban di tanah yang lembek atau berawa, seperti Ancol dan daerah Jakarta Utara yang lain. Selain itu, dapat dibuat di bawah air dan di atas empang ikan. Dari segi efektifitas, penyeleksian konstruksi dengan pondasi cakar ayam bisa menghemat biaya pembangunan, material yang dibutuhkan, serta waktu pembuatan, ketimbang pembangunan memakai jenis pondasi yang lain.
Meskipun bisa saja diaplikasikan untuk semua jenis bangunan, pondasi cakar ayam untuk rumah tinggal akan menciptakan biaya membesar. Hal ini alasannya teknik tersebut membutuhkan perlengkapan mutakhir dan materi baku yang lebih banyak, dibandingkan dengan pembangunan dengan pondasi setempat / foot plat. Oleh karena itu, penting meluruskan penggunaan perumpamaan ini ketika menentukan pondasi untuk rumah Anda. (Walau pada balasannya perumpamaan pondasi cakar ayam umum digunakan saat Anda berbicara dengan mandor bangunan).
Setelah mengetahui perbedaan perumpamaan pondasi cakar ayam untuk rumah tinggal dengan ungkapan pondasi cakar ayam yang bekerjsama, kini Anda tak akan gundah lagi saat berbicara dengan para tukang di lapangan. Nikmatilah waktu membangun yang mungkin menyedot tenaga dan fikiran. Karena langkah kecil ini yakni awal rumah harapan di kala mendatang.
Sstt, saat sedang bosan memandangi gambar teknik, sesekali ganti topik obrolan dengan warna cat fasad apa yang paling sesuai untuk rumah Anda juga tidak ada salahnya. Temukan juga kawasan one stop shopping yang dapat menyanggupi semua kebutuhan interior Anda, seperti ACE dan Informa. Belum sempat mengunjungi toko? Lihat-lihat apa yang Anda perlukan online 24/7 melalui Ruparupa saja. Mudah dan ekonomis waktu.