Jika dilihat sekilas, panggangan dan microwave memang terlihat sangat seperti. Keduanya berupa balok dan dilengkapi dengan beling pada bab tengahnya. Tidak jarang hal ini mengakibatkan kebingungan sebab orang acap kali kesusahan membedakan antara kedua peralatan dapur ini.
Meskipun baik oven maupun microwave mempunyai unsur pemanas, namun keduanya ternyata ialah dua alat yang berbeda, lho!
Jadi apa aja sih perbedaan panggangan dan microwave? Yuk, simak dengan cermat biar Anda tidak salah beli.
Contents
- Perbedaan Oven & Microwave
- 1. Fungsi & Tujuan
- 2. Cara Kerja
- 3. Efisiensi Waktu
- 4. Kebutuhan Listrik
- 5. Hasil Makanan
- 6. Volume dan Ukuran
- 7. Wadah Makanan
- 8. Perbandingan Harga
Perbedaan Oven & Microwave
1. Fungsi & Tujuan
Perbedaan oven dan microwave yang paling utama jelas terletak pada fungsi dan maksudnya. Oven ditujukan untuk masakan yang memerlukan pemanggangan atau pembakaran (baking atau roasting). Sedangkan microwave tidak memiliki fungsi untuk memanggang, melainkan cuma mampu memanaskan kuliner.
Apabila Anda suka menciptakan roti dan cupcake yang membutuhkan proses baking, panggangan akan sangat cocok buatmu. Tetapi, jika Anda cuma membutuhkan alat untuk memanaskan sisa kuliner semalam, maka microwave adalah opsi yang paling tepat.
2. Cara Kerja
Oven melakukan pekerjaan memanfaatkan sumber energi listrik atau gas. Elemen penghangat oven mengubah energi tersebut menjadi panas yang lalu ditransfer dan disebarkan merata ke dalam seluruh ruang oven untuk mematangkan makanan.
Berbeda dengan panggangan, microwave memakai gelombang mikro elektromagnetik. Saat gelombang mikro terserap oleh kuliner, molekul air akan terus bergerak, saling bertumbukan, dan menciptakan panas.
Proses inilah yang menjadikan microwave mampu memajukan suhu kuliner itu sendiri.
3. Efisiensi Waktu
Karena metode kerjanya yang berlainan, tentu saja kecepatan pemanasannya ikut terpengaruh. Pada panggangan, proses pemanasan atau pematangan cenderung mengkonsumsi waktu alasannya adalah panas tidak langsung ditembakkan pada masakan, melainkan menyebar memenuhi ruangan panggangan.
Selain itu, kecepatan pematangan pada oven juga dipengaruhi jenis oven. Misalnya, oven listrik memerlukan waktu pemanasan lebih lama dibanding panggangan gas.
Sementara itu, microwave menjadi juara dalam efisiensi waktu. Hal ini sebab reaksi pemanasan terjadi pribadi di dalam masakan sehingga proses pemanasan menjadi sangat efektif.
Microwave mampu memanaskan masakan lebih cepat daripada jenis oven apapun.
4. Kebutuhan Listrik
Sebenarnya panggangan memerlukan daya listrik yang jauh lebih kecil dibanding microwave. Namun sebab proses pemanasan dan pematangannya yang lama, konsumsi listriknya pun ikut membengkak.
Hal ini berkebalikan dengan microwave. Pada pemakaiannya, microwave membutuhkan daya listrik yang besar. Tetapi alasannya waktu pemanasannya yang begitu singkat, konsumsi listrik pun menjadi lebih irit.
5. Hasil Makanan
Proses pematangan pada panggangan dimulai dari bagian luar masakan berkat udara panas dalam panggangan. Hasilnya makanan akan matang merata dengan bab luar yang lebih crispy dan kecoklatan sementara bagian dalamnya tetap empuk dan lembut. Sangat pas untuk Anda yang hobi membuat roti dan memanggang daging.
Sedangkan hasil kuliner sehabis dipanaskan dalam microwave akan cenderung kering. Ini dikarenakan sistem kerja microwave yang meminimalisir kadar air sehingga menghilangkan kelembaban makanan. Microwave juga tidak ditujukan untuk menciptakan makanan menjadi renyah.
6. Volume dan Ukuran
Dibandingkan microwave, oven memiliki ukuran yang lebih beragam. Mulai dari oven kecil hingga panggangan berskala besar yang biasa digunakan pada kedai makanan, bakery, dan industri makanan lainnya.
Sementara microwave, didesain condong lebih kecil dengan volume tidak lebih dari 30 liter karena hanya berfungsi selaku penghangat kuliner saja.
7. Wadah Makanan
Meskipun terlihat sepele, ternyata wadah kuliner yang boleh dimasukkan ke dalam oven dan microwave juga berlainan. Tidak sembarang bahan boleh digunakan pada kedua peralatan dapur ini.
Untuk microwave, Anda masih bisa menggunakan wadah plastik selama terdapat label microwave safe. Bahan beling pun relatif kondusif untuk dipanaskan dalam microwave.
Untuk oven, tentukan Anda hanya menggunakan loyang, keramik antipanas, atau aluminium foil. Wadah kaca biasa tidak kondusif digunakan dalam oven sebab rentan pecah pada suhu terlalu tinggi. Sementara bahan plastik apa pun, tak boleh Anda gunakan untuk panggangan.
8. Perbandingan Harga
Oven memiliki harga yang condong lebih terjangkau dibandingkan dengan microwave. Tetapi pada kurun pemakaiannya, microwave memiliki efisiensi energi yang tinggi sehingga menyantap ongkos lebih kecil dibanding oven.
Nah, itulah delapan perbedaan panggangan dan microwave yang harus banget Anda ketahui. Makara Anda lebih butuh yang mana, nih? Jangan sampai salah beli ya, Ruppers!