8 Aturan Saat Gelar Jamuan Makan di Rumah

Sesekali memberanikan diri menjadi tuan rumah tak ada salahnya. Baik itu cuma program kumpul teman atau memanggil kandidat mertua bertandang. Berbagai persiapan perlu dijalankan, seperti membersihkan hunian dari bubuk dan barang-barang berantakan, sampai menawarkan peralatan makan dan minum anggun.


Tak cuma itu, Anda pun perlu mengetahui beberapa hukum mendasar ketika menjamu tamu Anda:

1. Siapakan Kebutuhan Tamu

Atur menu jamuan Anda tergolong hal-hal yang menyangkut kuliner dalam keadaan paling baik dikala disuguhkan (Tidak basi, tidak awut-awutan, dan porsinya cukup untuk semua tamu). Anda pun dapat mengendalikan posisi kawasan duduk masing-masing tamu, bila dirasa perlu.


2. Katakan Tidak pada Gadget, TV, Koran, Majalah, dll

Jika Anda tak maudianggap menyepelekan kedatangan tamu yang diundang, maka hindarilah memakai alat-alat tersebut ketika duduk berhadapan dengan mereka. Sambut tamu dengan sukacita dan bukan asyik sendiri, maka tamu pun akan merasa dihargai, dan akan menghargai Anda kembali.


3. Mulailah Acara Makan

Etiket jamuan makan internasional menyebutkan, bahwa tuan rumah lah yang mengawali sesi jamuan. Oleh alasannya itu, jangan terlalu lama berbincang-bincang kalau Anda memang memanggil tamu untuk program makan. Pembukaan singkat, mirip menanyakan kabar masing-masing dan perkenalan anggota keluarga kepada tamu, cukup untuk mencairkan suasana di meja makan Anda. Mulailah dengan meletakkan serbet di pangkuan untuk program makan formal, atau menawarkan menu pertama terhadap tamu kehormatan untuk acara makan yang lebih kasual.


4. Pandai Menggunakan Alat Makan

Pukau tamu Anda dengan kelezatan hidangan yang dihidangkan memang baik adanya. Namun yang tak kalah penting yakni kesanggupan menggunakan alat makan dengan baik. Pakai sendok, garpu, dan pisau sesuai dengan kegunaannya masing-masing:

– Garpu dipegang di tangan kiri, dengan ujung menghadap ke bawah

– Pisau digunakan dengan asisten, dan usahakan berada 2cm lebih tinggi dari piring makan. Namun kalau tidak memerlukannya lagi, biarkan tetap berada di atas meja

– Sendok juga digunakan dengan ajudan

– Bawalah kuliner ke ekspresi Anda, bukan sebaliknya

– Tidak mengatakan saat masih mengunyah

– Kunyah makanan dengan lisan tertutup


5. Gawangi Jamuan Anda dengan Baik

Ada saatnya Anda ingin tamu merasakan sajian yang mungkin tidak berada di piring mereka. Usahakan untuk memindahkan sajian tersebut ke sebelah kanan terlebih dulu. Dan jikalau Anda berhenti untuk menikmati minuman, usahakan untuk menempatkan garpu dan pisau atau sendok mirip abjad ‘V’ terbalik dengan bagian ujung saling berhadapan.


6. Akhiri dengan Gemilang

Jika Anda dan tamu sudah final, akhiri sesi makan dengan melepas serbet dan menaruhnya di sebelah kanan piring Anda. Maka tamu pun akan mengenali bahwa jamuan telah selsai.


7. Aturan Menerima Tawaran dari Tamu

Etiket jamuan makan juga menyebutkan biar tamu yang diundang dapat menjinjing oleh-oleh, misalnya berbentukpencuci ekspresi enak. Maka selaku tuan rumah, Anda pun wajib untuk memberikan hidangan tersebut pertama kali sebelum dicicipi bersama-sama. Namun dikala tamu Anda tidak membawanya, maka Anda tidak perlu berseloroh akan hal ini, jikalau tak ingin kondisi menjadi kurang nyaman. Anda mampu menyediakan kuliner penutup enak sendiri dan menawarkannya terhadap para tamu lalu.


8. Mengobrol Setelah Jamuan, Sah-Sah Saja

Ajak para tamu berbincang sehabis jamuan di ruangan terpisah dan bukan di meja makan. Ketika mereka melemparkan pujian, terimalah tetapi jangan terlalu menyombongkan diri. Sebaliknya, ucapkan terima kasih alasannya adalah mereka telah menghadiri jamuan Anda.


Sekarang, siapa kira-kira yang mau Anda undang pada jamuan makan Anda selanjutnya?


Tanaman Artificial Untuk Mempercantik Rumah

Mempunyai rumah yang bagus dan indah tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Berbagai macam cara dilaksanakan untuk memperindah rumah baik ...