Pernah mendengar istilah a house is made of wood and stone, but only love can make a home? Sebuah kutipan yang mengingatkan kita untuk lebih menyayangi penghuninya dan juga menyayangi kawasan kita bernaung. Bayangkan saat rumah Anda terisi sarat oleh barang-barang yang menumpuk tidak karuan dan tidak merefleksikan personalitas sang penghuni. Anda pasti akan kesusahan untuk menikmati tinggal di rumah sendiri.
Lebih baik di sini, rumah kita sendiri.. Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa.. Semuanya ada di sini.
Yuk, lakukan beberapa hal kecil untuk membuat rumah kian nyaman ditinggali!
Contents
- 1. Menjaganya Tetap Terlihat Rapi
- 2. Pajang Memorabilia
- 3. Tunjukan Sisi Personal
- 4. Berikan Sedikit Sentuhan Alam
- 5. Manfaatkan Cahaya dengan Tepat
- – Ruang kerja
- – Ruang Utama & Ruang Makan
1. Menjaganya Tetap Terlihat Rapi
Tak ingin bertambah tertekan saat pulang ke tempat tinggal sesudah menghabiskan hari yang bikin capek di kantor? Caranya sangat gampang. Hanya dengan mempertahankan rumah tetap terlihat rapi. Gunakan aneka rak serta daerah peniyimpanan untuk mengendalikan aneka macam barang yang rentan berserakan, seperti buku, majalah, dan koran, sepatu, baju kotor, hingga bumbu dapur.
2. Pajang Memorabilia
Foto piknik keluarga sampai trofi pertarungan catur di kompeks perumahan layak menerima tempat tersendiri di hati Anda. Pajang dalam lemari beling sehingga lebih terlindungi dan memancarkan kesan spesial di antara interior rumah yang lain.
3. Tunjukan Sisi Personal
Pastikan rancangan rumah juga sudah sesuai dengan personalitas para penghuninya. Misalnya Anda yaitu seorang introvert, maka jangan gunakan contoh hiasan yang ramai dan mempunyai banyak warna yang akan membuat Anda penat ketika memasuki rumah. Gantikan dengan hiasan bernuansa lebih lembut sesuai selera. Sebaliknya jika Anda ialah seorang extrovert, maka yang harus dilakukan adalah menciptakan beberapa entertainment corner untuk para tamu Anda. Mulai dari ruang tamu penuh gaya, sofa dan peralatan tata cara audionya, hingga meja makan yang dapat memuat pot-luck dadakan di akhir pekan.
4. Berikan Sedikit Sentuhan Alam
Secara psikologis, jiwa kita akan merasa lebih damai dikala menyaksikan keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa. Jadi, mengapa tidak menenteng elemen alam masuk dalam interior kita? Hiasi meja makan dengan bunga segar dalam vas-vas hias elok atau coba hobi gres menanam dalam pot. Stress berkurang, rumah pun tampak makin tenteram.
5. Manfaatkan Cahaya dengan Tepat
Ketika menentukan pencahayaan untuk rumah, cobalah untuk menimbang-nimbang suasana mirip apa yang akan Anda bangkit dalam ruang-ruang tersebut. Dr. Sally Augustin-seorang Design Psychologist memberikan beberapa pola memilih warna lampu yang mampu Anda jadikan panduan dasar memilih pencahayaan untuk aneka macam ruang dalam rumah Anda:
– Ruang kerja
Gunakan lampu bernuansa cool white, cool daylight, atau blue-white semoga mata mampu berfokus pada pekerjaan yang membutuhkan daya evaluasi.
– Ruang Utama & Ruang Makan
Gunakan lampu bernuansa warm yellow sampai warm white, yang tepat untuk mendukung Anda berinteraksi dengan anggota keluarga serta bersantai di sofa.