Cara Membuat pembersih Enzimatik

Saat mesti membersihkan rumah, seringkali kita memakai materi pembersih kimia. Selain menolong membersihkan dengan segera, pembersih berbahan dasar kimia juga mudah di mampu. Namun tahukah Anda bahwa pembersih tersebut dapat menyebabkan iritasi pada mata, saluran pernapasan, bahkan dalam perkara ekstrem mengganggu tata cara saraf? Wah, ancaman ya!


Dengan menggunakan pembersih berbahan dasar kimia di dalam rumah, Anda berpeluang memperbesar polusi udara di ruang tertutup sampai 5x lebih pekat ketimbang di udara terbuka.


Ayo, jangan mau mengorbankan kesehatan demi sesuatu yang mudah semata.


Contents

  • Solusinya bisa dengan membuat pembersih enzimatik sendiri.
    • Apa itu Pembersih Enzimatik?
    • Sulitkah Membuat Pembersih Enzimatik Sendiri?
    • Sesederhana Apa Bahan Pembuat Pembersih Enzimatik?
    • Bagaimana Cara Mencampur Bahan-Bahan Tersebut?

Solusinya bisa dengan membuat pembersih enzimatik sendiri.


Apa itu Pembersih Enzimatik?


Pembersih enzimatik adalah materi pembersih serba guna yang ramah lingkungan sebab mengandung enzim dan basil alami penghancur materi-bahan organik. Pembersih enzimatik sangat cocok untuk menghilangkan bau, noda darah, keringat, urine, rumput, bahkan membersihkan material beling dan logam.


Sulitkah Membuat Pembersih Enzimatik Sendiri?


Tidak juga. Anda mampu membuat pembersih enzimatik di rumah hanya dengan beberapa materi sederhana + keteguhan. Pembersih enzimatik mengharuskan Anda menunggu dan membiarkan materi-materi terfermentasi selama beberapa minggu sampai bulan, tergantung keperluan rumah tangga Anda.


Sesederhana Apa Bahan Pembuat Pembersih Enzimatik?


–  ½ cangkir (100 g) gula cokelat atau gula pasir

– 1 sendok teh (3 g) ragi

– 4¼ cangkir (1 lt) air hangat suam-suam kuku

– 2 cangkir (300 g) kulit jeruk segar (Kulit jeruk dapat diaduk antara lemon, jeruk nipis, sunkist, jeruk mandarin, dll)

– Botol plastik bekas minuman ringan isi 2 lt yang telah dicuci higienis dan dikeringkan

– Corong plastik


Bagaimana Cara Mencampur Bahan-Bahan Tersebut?


Yuk ikuti tindakan berikut:


1. Siapkan kulit jeruk

CUCI JERUK– Bilas kulit jeruk di bawah air mengalir sambil menggosok permukaan luarnya dengan sikat sayur untuk membersihkan abu dan kotoran yang menempel

– Tepuk-tepuk kulit jeruk sampai kering dengan handuk higienis

– Iris kulit jeruk membentuk kotak-kotak berskala 1 Cm. Pastikan kotak-kotak tersebut muat melalui verbal botol plastik

– Buang kulit jeruk yang sudah mengering atau membusuk. Sebab, kulit yang sudah mengering tidak akan menciptakan cukup banyak minyak jeruk yang dibutuhkan untuk membersihkan. Sementara itu, kulit yang telah membusuk akan membuat gabungan bahan pembersih menjadi berjamur dan gagal.


2. Campurkan bahan-materi

CAMPUR SELURUH BAHAN– Letakkan corong pada lisan botol

– Masukkan irisan kulit jeruk hingga semuanya masuk ke dalam botol

– Tambahkan gula, ragi, dan air hangat sekaligus

– Tutup botol rapat-rapat, kemudian kocok botol berpengaruh-besar lengan berkuasa selama beberapa menit sampai seluruh gula dalam gabungan larut


3. Biarkan gabungan berfermentasi

BUKA BOTOL 3x SEHARI– Letakkan botol di tempat yang hangat supaya adonan berfermentasi. Suhu maksimal fermentasi ragi yakni 35o C. Dan tempat yang tepat dengan suhu tersebut salah satunya adalah bagian atas kulkas

PERHATIAN! Campuran akan menghasilkan gas akhir proses fermentasi yang terjadi selama masa penyimpanan

– Keluarkan gas dari dalam botol minimal 3x sehari, selama dua ahad berturut-turut

– Kemudian kocok botol secara perlahan saban hari untuk meratakan gabungan yang tersisa

– Setelah dua ahad, minimalkan frekuensi pengeluaran gas dari dalam botol menjadi sekali sehari

– Ingatlah senantiasa untuk menutup rapat botol setelah membuang gas. Karena ragi membutuhkan lingkungan bebas oksigen untuk mampu berfermentasi dengan baik. Selain itu, oksigen juga memungkinkan kemajuan kuman dan jamur dalam campuran

– Anda boleh membiarkan adonan berfermentasi hingga tiga bulan untuk menerima larutan yang lebih kuat


4. Campuran siap dipakai

– Setelah dua minggu, adonan akan menjelma keruh. Artinya larutan sudah siap disaring dan digunakan

– Tuang pembersih enzimatik jadi lewat saringan dan tampung larutan dalam mangkuk

– Buang padatan, sisa irisan kulit jeruk, dll

– Simpan dalam wadah kedap udara sebelum digunakan


5. Perhatikan cara penggunaannya

PEMBERSIHAN RINGANUntuk pembersihan ringan, campurkan satu bab larutan pembersih enzimatik dengan 20 bagian air dalam wadah botol semprot. Gunakan untuk mencuci mobil, mengepel lantai, atau membersihkan rumah sehari-hari


PEMBERSIH SERBAGUNA Sebagai pembersih multi fungsi, takar ½ cangkir (120 ml) pembersih enzimatik dan masukkan ke dalam botol semprot bersih. Tambahkan 4¼ cangkir (1 lt) air. Tutup botol semprot, kemudian kocok campuran air dan pembersih enzimatik tadi. Kocok botol semprot setiap sebelum digunakan untuk membersihkan kamar mandi, karpet, dapur, menghilangkan noda kecil, dll


PEMBERSIH KUATUntuk pembersihan kuat, tambahkan satu bagian cuka apel ke dalam empat bab larutan pembersih enzimatik. Pindahkan adonan yang dihasilkan ke dalam botol semprot dan gunakan untuk membersihkan dapur, kamar mandi, serta noda membandel


PEMBERSIH LEMAK OLI KAPURUntuk pembersihan lemak, oli, kerak, dan kapur pada mesin cuci piring, cerek, pancuran, atau perlengkapan lainnya, Tuangkan pembersih enzimatik langsung ke permukaan yang kotor. Biarkan larutan ini selama beberapa menit, kemudian lap dengan spons atau kain basah


Demi keamanan, jangan lupa senantiasa tempelkan label pada botol-botol penyimpan pembersih enzimatik, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak. Selamat mencoba!


Tanaman Artificial Untuk Mempercantik Rumah

Mempunyai rumah yang bagus dan indah tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Berbagai macam cara dilaksanakan untuk memperindah rumah baik ...