Saat Idulfitri, aneka macam masakan yang yummy bertumpah ruah. Setiap rumah menyediakan berbagai kuliner khas Idulfitri untuk setiap tamu yang berkunjung, mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng, hingga makanan ringan dan berbagai minuman manis. Menu Lebaran memang identik dengan hidangan bersantan, berbumbu dan pedas, hmm…sungguh yummy. Tapi jangan hingga sebulan waktu Anda berpuasa serta mengembalikan vitalitas tubuh lalu membiarkan badan Anda dipenuhi dengan kuliner bersantan dan elok. Big no no!
Contents
- Lalu bagaimana kiat tetap sehat selama Lebaran?
- 1. Kurangi makanan manis dan bersantan
- 2. Konsumsi air putih 8 gelas sehari
- 3. Berhenti makan sebelum kenyang
- 4. Istirahat cukup
- 5. Olah raga ringan
Lalu bagaimana kiat tetap sehat selama Lebaran?
1. Kurangi kuliner cantik dan bersantan
Meskipun terkesan mustahil, tetapi Anda bisa meminimalkan konsumsi kuliner bagus dan bersantan. Saat mendatangi keluarga atau saudara, pilih kuliner yang berbahan alami seperti buah dan sayur. Jika memang tidak ada, Anda bisa menghemat konsumsi santan dengan tidak menghabiskan kuah opor atau sayur lain yang mengandung santan. Atau bila Anda melaksanakan open house, sediakan sajian yang berbentuksayuran seperti gado-gado atau sayur yang lain, sehingga tamu dan tuan rumah memiliki opsi sajian yang lebih sehat.
2. Konsumsi air putih 8 gelas sehari
Saat berkunjung ke rumah kerabat atau saudara, Anda mungkin akan dihadapkan dengan banyak sekali minuman berwarna seperti sirup, es buah, teh bagus ataupun soft drink. Jika memungkinkan, hindari minuman cantik utamanya rasa cantik buatan seperti soft drink atau sirup. Sebaliknya, perbanyak konsumsi air putih. Jika Anda sebagai tuan rumah, bisa meminimalisir menu minuman bagus bikinan dan mengubahnya dengan air putih, es buah dengan susu, atau teh bagus. Tapi perlu diingat supaya tetap menjaga asupan air putih sebanyak 8 gelas per hari ya. Mari lanjut ke tips tetap sehat selanjutnya.
3. Berhenti makan sebelum kenyang
Saat bersilaturahmi, Anda bisa mengunjungi banyak orang dalam satu hari. Dan pastinya setiap tuan rumah tentunya akan mempersilakan tamunya untuk makan dan mencicipi menu. Tapi perlu dikenang untuk tetap mempertahankan jadwal makan, misalnya jika berkunjung saat siang atau sore hari di jam tanggung, ambil snack saja untuk menghormati tuan rumah. Sebaliknya kalau Anda sebagai tuan rumah, sediakan snack atau makanan ringan berukuran kecil (bite size) biar para tamu bisa tetap menikmati makanan ringan dalam ukuran kecil, dan ingat biar tidak memaksa tamu untuk makan menu utama, sebab mampu jadi tamu memang sudah sangat kenyang. Cara lain untuk menyiasati hal ini yaitu dengan makan dalam jumlah sedikit di setiap kunjungan.
4. Istirahat cukup
Saat hari idul fitri, Anda niscaya sibuk sejak pagi. Dari Sholat Ied hingga merencanakan rumah untuk open house, oleh karena itu untuk menangani kegiatan di hari H, ada baiknya kalau Anda dan keluarga telah menyiapkan stamina dengan istirahat cukup di malam sebelum Idulfitri. Agar dikala berdiri pagi, badan terasa lebih segar dan bugar, sehingga silaturahmi akan tetap terjalin dan planning kunjungan Anda tidak terganggu.
5. Olah raga ringan
Meski sedang libur Lebaran, jangan lewati olahraga ya. Ajak keluarga untuk berjalan kaki ketika bersilaturahmi ke tempat tinggal tetangga. Sempatkan diri untuk melakukan olahraga ringan di rumah, mirip lari berkeliling komplek, sit up dan push up misalnya. Jika Anda bermaksud untuk pulang kampung, jangan lupa untuk menenteng sepatu olahraga. Berbagai olah raga ringan bisa Anda nikmati bareng keluarga, seperti lari, yoga, bersepeda, berenang, serta permainan ketangkasan yang lain. Seru juga lho berolahraga bersama keluarga besar, berlari keliling kampung atau alun-alun kota. Siapa tahu berjumpa dengan sahabat abad kecil?
Apakah Anda sudah siap untuk menimplementasikan kiat tetap sehat selama lebaran? Kenapa tidak?!