Memasuki tahun baru dan ingin menambah nuansa hijau untuk mengganti situasi, atau terinspirasi sahabat untuk mempunyai hobi gres? Aktivitas berkebun di rumah bisa bermula dari banyak sekali macam argumentasi. Siapa pun bisa melakukannya karena mencar ilmu berkebun bukan acara yang membedakan gender, cocok untuk pria ataupun perempuan. Bahkan selaku pemula pun Anda bisa berbagi kesenangan dengan si kecil ketika memperkenalkannya dengan aktivitas berkebun di rumah.
Contents
- Berikut beberapa tips berguru berkebun di rumah untuk Anda yang baru memulai hobi ini:
- 1. Bagaimana iklim di tempat Anda
- 2. Beri pupuk
- 3. Mulai dengan tanaman yang gampang
- 4. Buat planning
- 5. Sirami dengan hati-hati
Berikut beberapa kiat belajar berkebun di rumah untuk Anda yang baru memulai hobi ini:
1. Bagaimana iklim di tempat Anda
Tidak semua tanaman mampu berkembang di semua kawasan atau suhu. Jadi semestinya bila Anda ingin mengawali kegiatan berkebun di rumah, pilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi di daerah tinggal Anda. Perhatikan pula karakteristik dari area taman Anda, bagaimana matahari menyoroti bagian-bagiannya. Dengan memilih jenis tumbuhan yang tepat, Anda akan menghemat ongkos dan upaya perawatannya.
2. Beri pupuk

Jika jenis tanah di halaman rumah Anda termasuk yang keras mirip tanah liat, itu akan menyusahkan tumbuhan untuk menancapkan akar. Sebelum mulai menanam semestinya tambahkan tanah yang gres dan campur dengan pupuk atau Anda juga bisa menanam di dalam pot. Ciptakan lapisan yang agak dalam untuk memberi ruang bagi akar flora yang Anda tanam berkembang. Anda bisa melibatkan si kecil untuk ikut belajar berkebun, membolak-balik tanah dengan sekop kecilnya, melatih untuk tidak mudah jijik dengan “kotoran”.
3. Mulai dengan flora yang mudah
Tanaman jenis sayuran merupakan pilihan yang sempurna untuk mereka yang gres belajar berkebun. Jenis tanaman ini tidak butuh waktu usang untuk berkembang, jadi bila ternyata Anda membuat kesalahan, tidak habis waktu berbulan-bulan untuk menyadarinya. Bunga matahari juga bisa jadi opsi sempurna jikalau Anda lebih menyukai jenis tanaman bunga. Atau pilih produk yang menawarkan bibit-bibit tanaman mudah tumbuh. Setelah sukses dengan tumbuhan yang gampang, Anda dan si kecil mungkin akan tertantang untuk menjajal jenis tumbuhan yang lebih sukar.
4. Buat rencana
Walaupun baru belajar berkebun, rencana tetap harus dibuat. Perkirakan bagaimana akibatnya taman Anda sesudah ditanami. Jika Anda mulai menanam dari bibit, perkirakan berapa tinggi dan besar tanaman ini jika berkembang nanti sehingga jarak dengan tanaman lain mampu diadaptasi. Tempatkan flora yang lebih tinggi di bab belakang supaya tidak memblokir cahaya matahari bagi tanaman yang lebih pendek. Anda juga bisa menyertakan dekorasi dan berbagai mebel di taman kecil Anda supaya lebih tenteram dan asri.
5. Sirami dengan hati-hati

Rutin sirami flora baru Anda dengan air yang cukup. Pastikan tanah Anda mampu menyerap dengan baik sehingga tidak perlu terlampau banyak air yang dicurahkan pada permukaan. Tanaman baru butuh disiram lebih sering alasannya adalah tata cara akar mereka belum terbangun tepat. Pagi hari sebelum matahari bersinar terlalu panas merupakan waktu terbaik untuk melakukannya sehingga air terserap maksimal. Si kecil mampu dilatih berguru disiplin berdiri pagi saat diberi tanggung jawab untuk ikut membantu.
Terakhir, berkebun merupakan proses. Tanaman Anda tidak akan tumbuh dalam satu hari. Butuh waktu sampai tumbuhan yang Anda harapkan benar-benar menghiasi taman rumah. Tetap tabah dan pantau perkembangannya secara reguler, berjaga-jaga jika ada yang terlihat tidak semestinya. Untuk lebih bersemangat memulai kegemaran berkebun di rumah, cek informasi mengenai aneka produk bibit tumbuhan yang mudah tumbuh dan aksesoris taman & pot yang menawan.