Memasuki musim penghujan di penghujung tahun, menimbulkan timbulnya genangan air dan banjir di beberapa tempat. Pada ekspresi dominan ini juga nyamuk mulai berkembang biak dengan bebas di setiap genangan air. Pertumbuhannya yang sangat pesat menciptakan kita terkadang kewalahan menghadapi serangan nyamuk.
Keberadaan nyamuk utamanya di rumah tentunya sangat mengganggu. Selain imbas gatal akhir gigitan nyamuk juga mampu berakibat pada penyakit mematikan seperti demam berdarah dan malaria. Penyebaran nyamuk penyebab malaria memang terbatas pada area epidemik tertentu, tetapi nyamuk penyebab demam berdarah mengintai kita dimanapun kita berada.
Contents
- Kedua penyakit malaria dan demam berdarah (DBD) mampu diobati kalau penanganannya tepat dan cepat.
- Apa saja cara menghalangi demam berdarah yang dapat kita lakukan?
- 1. Bersihkan area sekitar rumah dari genangan air
- 2. Tanam flora yang tidak disenangi nyamuk
- 3. Pastikan sirkulasi udara pada setiap ruangan terjadi dengan baik
- 4. Jaga kebersihan rumah
- 5. Jangan menggantung pakaian
- 6. Pasang kasa pada jendela dan ventilasi udara
- 7. Gunakan alat perangkap nyamuk atau mosquito killer
Kedua penyakit malaria dan demam berdarah (DBD) dapat diobati jikalau penanganannya sempurna dan cepat.
Namun kala inkubasi yang singkat dan evolusi penyakit menimbulkan para pekerja medis kadang mengalami kesulitan melaksanakan diagnosa penyakit tanpa pengecekan laboratorium. Hal inilah yang membuat penanganan penyakit malaria dan demam berdarah seringkali terlambat, hingga menimbulkan kematian.
Sesungguhnya ada beberapa hal sederhana yang dapat kita kerjakan untuk menghalangi kemajuan nyamuk penyebab demam berdarah dan malaria ini.
Apa saja cara menghalangi demam berdarah yang mampu kita lakukan?
1. Bersihkan area sekitar rumah dari genangan air
Seperti yang kita pahami, nyamuk sangat gemar meningkat biak pada genangan air dan tempat-kawasan yang berpeluang menyebabkan genangan air. Pastikan Anda selalu menyelidiki kawasan dan banyak sekali benda yang memiliki potensi menjadi daerah air menggenang, seperti kolam penampungan air, kolam, pot bunga, kaleng bekas, botol bekas, dan yang lain. Alirkan air bak sehingga terjadi perputaran air. Buang atau timbun barang-barang bekas yang tidak digunakan lagi, sehingga menghindari penumpukan barang dan menghalangi timbulnya genangan air.
Bersihkan kolam penampungan air lebih sering dan kuras kolam mandi setidaknya satu ahad sekali. Anda juga dapat menaburkan abu abate untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk, serta menutup kolam penampungan air saat tidak digunakan. Memelihara ikan hias di aquarium atau bak juga mampu membantu menanggulangi kemajuan jentik nyamuk. Ikan hias mampu menjadi predator alami bagi jentik nyamuk.
2. Tanam tanaman yang tidak disukai nyamuk
Menanam flora yang tidak disenangi nyamuk ialah cara menangkal demam berdarah yang alami. Beberapa tanaman yang mudah ditanam dan mudah perawatannta, namun tidak disenangi nyamuk antara lain sereh, lavender, geranium, rosemary. Selain menangkal nyamuk masuk ke tempat tinggal, flora ini juga dapat mempercantik rumah Anda.
3. Pastikan sirkulasi udara pada setiap ruangan terjadi dengan baik
Nyamuk sangat menggemari lingkungan yang lembab, dingin dan gelap untuk meningkat biak, oleh alasannya itu, tentukan sirkulasi udara dalam ruangan terjadi dengan baik dan mendapatkan pencahayaan yang cukup. Anda mampu menggunakan genting beling pada beberapa sisi untuk beberapa ruangan mirip kamar mandi, gudang, garasi, dan kawasan memiliki peluang lainnya.
4. Jaga kebersihan rumah
Hal paling penting dari cara menghalangi demam berdarah yaitu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Singkirkan barang-barang yang tidak terpakai dan buanglah ke tempat sampah barang-barang yang memang tidak lagi Anda butuhkan. Anda mampu menjualnya selaku barang bekas, mendonasikan barang tersebut, atau dibuang ke kawasan pembuangan simpulan. Rapikan tanaman dan rumput liar di halaman dan lingkungan sekitar. Ajak tetangga untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan supaya tercipta lingkungan yang higienis dan sehat.
5. Jangan menggantung busana
Sebagian dari kita tentu sering menggantung jaket, atau pakaian pada gantungan di belakang pintu kamar. Sebaiknya Anda mulai meninggalkan kebiasaan itu, alasannya adalah pakaian dan jaket yang menggantung merupakan tempat favorit bagi nyamuk untuk bersarang. Terlebih kalau busana yang Anda gantungkan berwarna gelap. Sebaiknya segera letakkan pakaian kotor pada keranjang cucian, atau bila Anda akan mengenakan pakaian yang sama, jangan biarkan menggantung usang.
6. Pasang kasa pada jendela dan ventilasi udara
Cegah masuknya nyamuk ke dalam rumah dengan memasang kasa atau kawat nyamuk pada jendela dan lubang ventilasi. Gunakan kasa dengan lubang halus, supaya lebih efektif. Anda juga dapat menyertakan pintu kasa pada pintu rumah. Tambahkan juga kelambu pada daerah tidur, terutama daerah tidur Andak, sehingga mampu tidur nyaman sampai pagi tanpa gigitan nyamuk.
7. Gunakan alat perangkap nyamuk atau mosquito killer
Terakhir, Anda dapat menggunakan alat perangkap nyamuk untuk mengusir nyamuk di dalam rumah. Berbagai jenis perangkap nyamuk tersedia di pasaran, model raket, perangkap nyamuk dengan lampu dan setruman listrik, sampai versi hisap. Sesuaikan dengan keperluan Anda, dan tentukan penggunaannya aman bagi Anda dan keluarga.
Cukup mudah bukan cara menangkal demam berdarah dan cara mencegah perkembangan nyamuk penyebab penyakit? Yuk ajak tetangga dan anggota keluarga untuk menjaga kebersihan lingkungan!