Wajah Baru Ruang Laundry

Tidak seperti dapur atau ruang tamu yang menerima perhatian penuh ketika merancang sebuah rumah, ruang laundry atau men-desain ruang basuh jemur (bila mujur memilikinya) kerap dibiarkan terbengkalai. Kebanyakan ruang cuci jemur sekadar melaksanakan fungsinya untuk “mencuci dan menjemur” yang panas, acak-acakan, dan tak “pantas” dipertontonkan. Padahal kalau Anda kreatif, dengan menyertakan beberapa aksesoris, ruang basuh minimalis pun mampu tetap menarik.


Contents

  • Berikut beberapa tips untuk desain ruang basuh jemur Anda agar tampil lebih baik dan nyaman:
    • 1. Tinggikan posisi mesin basuh
    • 2. Sediakan meja lipat
    • 3. Keranjang basuh dorong
    • 4. Gunakan rak terbuka
    • 5. Gabung dengan ruang setrika
    • 6. Jangan lupa tempat menjemur

Berikut beberapa kiat untuk rancangan ruang basuh jemur Anda biar tampil lebih baik dan tenteram:


1. Tinggikan posisi mesin basuh


Walaupun harganya lebih mahal, mesin basuh dan pengering takjil depan (bukan bukaan atas) belakangan lebih populer alasannya penggunaan energi yang lebih efisien dan menampung lebih banyak baju kotor dengan rancangan yang lebih ergonomis. Pertimbangkan untuk mengganti mesin basuh Anda dengan tipe ini sebagai investasi jangka panjang lalu tinggikan posisinya. Biasanya mesin bukaan depan posisinya rendah sehingga Anda mesti berjongkok untuk mengambil dan mengeluarkan busana. Padahal busana saat berair beratnya akan bertambah. Dengan posisi yang lebih tinggi, proses mencuci jadi lebih nyaman dan Anda terhindar dari sakit punggung.


2. Sediakan meja lipat


Jika mesin basuh perlu ditinggikan posisinya, sebaliknya cari meja lipat yang ukurannya lebih pendek. Saat melipat busana yang agak besar seperti celana atau seprai, tubuh kita berputar, menunduk, dan bertumpu ke depan dan belakang. Meja lipat yang sedikit lebih rendah akan memudahkan Anda melakukan pekerjaan tersebut dan sekali lagi menyelamatkan punggung dan bahu Anda.


3. Keranjang cuci dorong


Keranjang jenis ini akan mencegah Anda untuk menggotong-gotong baju yang berat. Keranjang yang mampu didorong juga meminimalisir kawasan di ruang basuh minimalis karena mampu ditempatkan di bawah meja atau kabinet.


4. Gunakan rak terbuka


Rak terbuka selain meminimalisir kawasan untuk ruang basuh yang minimalis juga memudahkan Anda menjangkau detergen atau apa pun yang dibutuhkan dikala mencuci. Rak terbuka juga akan “memaksa” Anda untuk lebih rapi alasannya adalah semua terlihat. Rak bisa ditaruh di kawasan tinggi atau sebaliknya, tergantung selera dan ketentraman Anda.


5. Gabung dengan ruang setrika


Lupakan papan setrika konvensional yang harus diseret dari satu pojok dan diletakkan bersahabat colokan listrik sebelum digunakan. Papan setrika dengan sistem yang “ditanamkan” pada lemari di tembok atau di laci, selain meminimalisir tempat, tingginya juga bisa diubahsuaikan sesuai kenyamanan. Jika tidak digunakan, meja setrika bisa dilipat sehingga ruangan lebih rapi.


6. Jangan lupa kawasan menjemur


Kembali untuk menghemat kawasan di ruang basuh minimalis, gunakan tata cara penjemuran tarik ulur yang tertanam di langit-langit. Ketika tidak dipakai pun, posisinya tidak mengkonsumsi tempat. Jika metode ini tidak memungkinkan, gunakan pengait di langit-langit untuk menggantungkan sesuatu yang bisa dipakai untuk menjemur. Letaknya akan lebih tinggi, jadi Anda mungkin membutuhkan gantungan baju dan tongkat untuk menggantungnya. Tapi panas dari langit-langit akan menjadikannya lebih cepat kering.


Sekarang ruang basuh jemur Anda sudah bukan lagi menjadi pojok sumpek di rumah. Anda mampu memperoleh pandangan baru aksesoris desain ruang basuh yang mampu ditambahkan untuk ruang cuci minimalis Anda di halaman peralatan aksesoris mencuci.


Tanaman Artificial Untuk Mempercantik Rumah

Mempunyai rumah yang bagus dan indah tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Berbagai macam cara dilaksanakan untuk memperindah rumah baik ...