Sehat Berpuasa Dengan Jus Buah


Bulan Ramadan sudah di depan mata. Seluruh umat Muslim di dunia menyambutnya dengan melaksanakan puasa selama satu bulan sarat . Selain untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, bulan ini juga menjadi kesempatan yang tepat untuk memperbaiki kondisi tubuh. Secara ilmiah, berpuasa sama dengan detoksifikasi, di mana racun-racun yang selama ini bersarang di dalam tubuh, secara bertahap mulai dikeluarkan. Namun jangan ceroboh, konsumsi kuliner yang kandungan gizinya tak baik justru dapat memperbesar racun. Lebih lagi, hal ini menyebabkan meningkatnya berat tubuh di akhir masa.


Menahan diri dan disiplin merupakan salah satu nilai yang diajarkan selama bulan suci ini. Termasuk menahan diri untuk memakan masakan ketika sahur dan berbuka. Mereka yang berpuasa makan paling tidak dua kali, yakni dini hari ketika sahur dan sore hari dikala berbuka. Layaknya melaksanakan pembatasan makanan , asupan kuliner Anda juga tidak butuhberlebihan. Komposisi kuliner yang seimbang lebih perlu diamati, tentukan menu yang Anda santap mengandung serat, vitamin, karbohidrat, protein, serta mineral lain yang dibutuhkan oleh badan.


Karbohidrat kompleks mirip sereal, pasta, atau beras merah akan membantu melepaskan energi secara perlahan selama waktu puasa. Buah dan sayuran yang kaya serat juga dicerna badan secara perlahan, sehingga Anda dapat bertahan hingga waktu berbuka. Makanan yang perlu dikesampingkan yaitu jenis asupan yang cepat terbakar ataupun yang sulit dicerna mirip karbohidrat dengan kadar gula tinggi, serta makanan berlemak mirip kudapan manis-kudapan manis elok dan cokelat. Hindari pula minuman berkafein seperti teh, kopi, atau soda alasannya adalah mampu menstimulasi percepatan kehilangan cairan dengan buang air kecil lebih sering.


Sangat penting untuk mengkonsumsi cairan dengan vitamin seperti jus buah.


Umat Muslim memiliki tradisi untuk berbuka dengan kurma sebab bisa memaksimalkan energi dengan cepat. Jus buah-buahan juga memiliki efek pemulihan yang sama. Untuk itu Anda perlu menyantap buah dan sayuran secara cukup ketika berpuasa. Buah dan sayuran juga membantu kita untuk menjadi lebih sehat. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi buah dan sayuran sebanyak 400 gram per hari dapat menurunkan resiko kesehatan serius mirip jantung, stroke, serta kanker. Buah & sayuran umumnya rendah lemak dan kalori. Mengkonsumsi buah & sayuran bisa menciptakan tubuh dan jantung Anda lebih sehat terlebih ketika berpuasa.





A photo posted by Ruparupa (@ruparupacom) on






Teknik pengolahan buah dan sayuran yang kurang tepat, mirip digoreng dalam minyak banyak, selain mampu meminimalisir kandungan vitamin, justru menambah kadar lemak dalam masakan tersebut. Sedangkan untuk buah dan sayuran, sebaiknya dimakan dalam kondisi segar sehabis dicuci bersih.


Hurom Slow Juicer


Produk Hurom Slow Juicer dari Korea dengan teknologi terkininya akan menciptakan Anda mampu menikmati jus untuk sahur maupun berbuka dengan lebih sehat. Seperti namanya, Hurom Slow Juicer menjadi salah satu penggerak slow juicer di dunia untuk jus buah yang lebih sehat. Hurom Slow Juicer tidak merusak kandungan vitamin dalam buah. Hurom Slow Juicer telah dipasarkan di berbagai serpihan dunia, Ruparupa kini sudah menghadirkan Hurom Slow Juicer untuk Anda. Terdiri dari lima varian, produk-produk Hurom Slow Juicer akan menimbulkan puasa Anda lebih sehat dengan jus buah dan sayuran dengan kandungan vitamin alami.


Pilih salah satu produk Juicer dari Hurom sesuai kebutuhan Anda dan selamat berpuasa!


Tanaman Artificial Untuk Mempercantik Rumah

Mempunyai rumah yang bagus dan indah tentu saja menjadi dambaan setiap orang. Berbagai macam cara dilaksanakan untuk memperindah rumah baik ...