Liburan sekolah sudah tiba, dan tahun ini disertai dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Anda mempunyai lebih banyak waktu untuk menikmati liburan bareng si kecil. Karena intinya badan insan juga mengalami lelah dan bosan dengan berbagai rutinitas, termasuk si Kecil. Untuk itu dibutuhkan penyegaran pada tubuh dan fikiran untuk mengembalikan semangatnya lagi dengan mempunyai aktivitas untuk piknik anak.
Tapi sebagai orang tua, tentunya Anda ingin memperlihatkan waktu liburan yang bermutu kepada si Kecil bukan? Tidak cuma menawarkan hiburan bagi anak tetapi juga sekaligus memperbesar pengetahuan dan berbagi kesanggupan. Untuk itu selaku orang bau tanah Anda mesti cendekia menentukan-milih aktivitas bagi si Kecil. Jika Anda memiliki anak lebih dari 1 dengan jenjang usia yang relatif jauh, Anda mampu mengajak mereka untuk memilih tujuan piknik.
Contents
- Beberapa contoh kegiatan untuk liburan anak yang bisa dijalankan:
- 1. Menunjang kreativitas dan imajinasi
- 2. Untuk perkembangan fisik dan kemampuan
- 3. Melatih kesanggupan sosialisasi
- 4. Melatih kecerdasan emosi
- 5. Menambah wawasan pengetahuan
- 6. Menunjang kecerdasan spiritual
- 7. Melatih daya nalar anak
- 8. Menunjang perkembangan eksklusif
Beberapa acuan kegiatan untuk liburan anak yang bisa dilaksanakan:
1. Menunjang kreativitas dan khayalan
Aktivitas ini ialah kegiatan yang paling mudah dan mampu dijalankan dimana saja, alasannya adalah memerlukan media sederhana, dan yang dibutuhkan adalah imajinasi. Bisa dengan melukis, mewarnai, menulis cerita, bermain lilin permainan, bahkan bermain tanah liat. Berikan kertas dan pensil warna, kemudian biarkan si Kecil membuat apapun yang beliau suka, lalu pajang lukisannya dalam suatu bingkai foto di rumah.
2. Untuk kemajuan fisik dan keterampilan
Kegiatan yang melatih pertumbuhan fisik dan keterampilan antara lain berenang, menari, olah raga ketangkasan, ataupun aktifitas mengolah masakan. Ini saat yang tepat untuk memajukan keahlian anak. Jika si Kecil belum bisa berenang, Anda bisa mengajarkannya untuk berenang. Atau jikalau si Kecil suka menari, Anda mampu memasukkan aktifitas menari selama liburan. Cukup banyak daerah yang menawarkan aktifitas-aktifitas yang melatih kemampuan, mirip kelas membuat pizza, menciptakan burger, dll.
3. Melatih kesanggupan sosialisasi
Kemampuan sosialisasi anak mesti dipupuk sejak dini. Cara gampang untuk melatih hal ini ialah dengan mendatangi rumah sanak saudara. Anda bisa mempergunakan momen silaturahmi saat Idul Fitri untuk melatih kemampuan sosialisasi anak. Kenalkan anak-anak dengan keluarga besar, semoga tali silaturahmi tidak terputus.
4. Melatih kecerdasan emosi
Ajak si Kecil untuk mengunjungi panti asuhan, panti jompo, ataupun shelter penampungan binatang. Kegiatan ini bisa melatih kecerdasan emosi anak sekaligus rasa empati terhadap orang-orang sekitar. Ajak keluarga untuk menyebarkan dengan orang-orang yang kurang beruntung, dan ajarkan kepada mereka untuk bersyukur atas segala hal yang mereka miliki dikala ini.
5. Menambah pengetahuan wawasan
Kegiatan ini mampu menambah pengetahuan dan wawasan bagi si Kecil. Anda bisa mengunjungi museum, candi, daerah bersejarah, ataupun situs-situs kuno untuk menambah pengetahuan si Kecil. Sesuaikan tujuan dengan usia si kecil. Beberapa situs telah dilengkapi dengan gosip yang lengkap, tetapi bila dirasa kurang lengkap, Anda bisa menggunakan jasa guide yang mau menjelaskan perihal isi museum, candi maupun situs. Atau Anda juga bisa memanfaatkan internet untuk mencari berita yang lebih rincian. Selain menikmati situasi gres, Anda dan keluarga juga bisa mengenali sejarah Bangsa Indonesia.
6. Menunjang kecerdasan spiritual
Kegiatan yang menunjang kecerdasan spiritual contohnya mengunjungi wisata alam, seperti pantai, pegunungan, kebun raya. Atau Anda juga mampu mengajak si kecil untuk berziarah dan mendatangi kawasan rekreasi spiritual. Ajari si Kecil untuk bersyukur atas segala keindahan alam yang dimiliki. Anda juga bisa mendaftarkan si kecil untuk mengikuti kegiatan rohani yang dikemas dalam program summer camp atau pesantren kilat.
7. Melatih daya akal anak
Kegiatan ini bisa meningkatkan daya nalar dan analisa bagi anak. Kegiatan ini mampu berbentukeksperimen sederhana bareng orang bau tanah di rumah, ataupun berkunjung ke museum ilmu wawasan. Di beberapa kota mirip Jakarta misalnya, ada Museum Iptek di Taman Mini. Di museum ini Anda bisa mengajak si Kecil untuk bereksperimen perihal banyak hal. Jangan lupa untuk memeriksa jadwal buka museum ya.
8. Menunjang pertumbuhan eksklusif
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian anak. Kegiatan ini lazimnya dikombinasikan dengan kegiatan untuk liburan anak di alam bebas, seperti kemping atau outbound. Disini mereka dilatih untuk mengurus segala sesuatu sendiri dibawah pengawasan orang dewasa. Aktifitas ini cocok untuk anak usia 7 tahun ke atas, dimana sudah bisa bertanggung jawab atas diri sendiri dan sekitarnya.
Lalu apa rencana Anda untuk mengisi liburan anak yang lebih bermutu? Jika Anda tidak mempunyai budget lebih untuk liburan tambahan, manfaatkan berbagai aktifitas yang bisa dilaksanakan di rumah seperti memasak, mencuci kendaraan beroda empat, menggambar, menulis, atau kegiatan untuk liburan anak bermain dengan mainan edukatif.
Selamat berlibur!